
(Pic: Nasi liwet dalam panci rice cooker)
Ummm… siapa sih yang nggak tergoda nasi liwet sunda?
Suatu hari saya mendadak pengin banget makan nasi liwet. Kebayang nasi dalam kastrol-kastrol mungil yang menguarkan aroma yang menerbitkan air liur. Meski tanpa lauk apapun, kayanya saya bisa ngabisin satu kastrol tuh!
Nasi liwet sendiri adalah nasi berbumbu yang ditanak dalam periuk atau dalam bahasa Sunda disebut kastrol. Tapi apa daya, saya nggak punya periuk atau kastrol ini.
Kenapa tidak mencoba dengan rice cooker? Bismillah. Yukk…

(Pic: Tumis teri medan untuk topping nasi liwet)
Ini resepnya:
Bahan Nasi Liwet:
-
Beras 1,5 cup (untuk 2x makan)
-
Bawang merah 3 siung, iris.
-
1/2 batang serai, keprek.
-
1 lbr daun salam
-
Garam secukupnya
-
1 sdm minyak goreng
Bahan Topping:
-
1/2 ons teri medan
-
2 siung bawang merah
-
1 siung bawang putih
-
2 cabe merah
-
4 cabe rawit hijau
-
1 batang daun bawang (ambil bagian putih saja)
-
1/2 batang serai
-
1 sdm minyak buat menumis
-
Gula.
Cara membuat:
-
Cuci beras, beri air secukupnya (sekitar seruas jari di atas permukaan beras). Masak dalam rice cooker.
-
Tumis bawang merah, sampai sampai agak kecoklatan dan masukkan serai.
-
Masukkan bumbu tumis kedalam rice cooker, tambahkan daun salam dan 1/2 sdt garam. Aduk sampai rata.
-
Tunggu nasi mendidih, aduk-aduk sesekali hingga nasi matang dan rice cooker berpindah ke mode warm.
-
Lakukan pengadukan setiap 10 atau 15 menit agar nasi tidak lengket dan gosong di bagian bawah panci rice cooker.
-
Sementara menunggu matang, siapkan topping.
-
Mulai dengan menggoreng ikan teri sampai matang. Sisihkan.
-
Tumis bawang meran dan bawang putih, masukkan irisan cabe lalu batang serai.
-
Setelah agak kering, masukkan batang daun bawang diiris serong.
-
Aduk, dan terakhir masukkan teri goreng. Aduk sampai rata. Tidak perlu dikasi garam karena terinya udah asin. Beri sejumput gula putih pengganti penyedap.
-
Setelah nasi matang, taburkan tumis teri nasi di atas permukaan nasi, dan tunggu hingga benar-benar matang dan nasi pulen.
-
Alhamdulillah. Siap dihidangkankan panas-panas.
Aduuh…subhanalloh… rasanya maknyuusss. Jauh lebih enak dibanding dengan nasi liwet kastrol di saung-saung Sunda. Karena kita bisa ngatur bumbu lebih banyak.
Ternyata, nasi liwet tanpa kastrol atau periuk bisa lho!
Kayanya bisa nyoba bikin nasi kuning dan nasi uduk nih…
