Posted by: Lirih on: Mei 27, 2008
Menjadi saudara tidak selalu karena ikatan darah. Persaudaraan semacam ini yang saya rasakan dengan keluarga Kak Dalilah. Orang tuanya, yang saya panggil uak kebetulan berasal dari daerah yang sama dengan saya. Tapi bukan karena itu yang membuat kami dekat.
Persahabatan tidak selalu dimulai dari obrolan di kelas, karena kak Lila bukan teman sekelas saya. Ia kakak [...]
Posted by: Lirih on: Mei 20, 2008
Saya sudah berada dibalik selimut saat berita mengejutkan itu terdengar dari Metro TV. Padangsidimpuan diguncang gempa berkekuatan 6.1 SR. Masyaalloh!
Saya langsung melompat berdiri dan menghidupkan hp simpati yang biasanya mati. Hp ini biasanya hanya saya gunakan untuk komunikasi dengan keluarga, berhubung batrenya udah jebol, chargernya harus tetap dicolokin supaya bisa tetap hidup.
Kontributor Metro TV sedang [...]
Posted by: Lirih on: Mei 6, 2008
Setelah sekian lama hilang kontak akhirnya tadi siang saya beruntung bisa chat dengan sahabat saya sewaktu di SMTI, Iksan namanya.
Ketika pertama menemukannya di halaman friendster, saya kaget bukan kepalang. Pasalnya, dahulu sewaktu SMTI dia lebih mirip tiang listrik. Kurus, kerempeng, agak bungkuk karena posturnya yang tinggi, sampai-sampai kalau kami bermain ke tepi pantai Purus seusai [...]
Posted by: Lirih on: Mei 2, 2008
Saya percaya, setiap kata dan perbuatan tidak ringan pertanggungjawabannya.
Anjuran untuk “Berkata yang baik atau lebih baik diam saja” sungguh tidak mudah buat saya yang cerewet ini. Saya tipe orang yang mudah mengoceh tentang apa saja, kebanyakan hal-hal yang tidak penting.
Dulu, waktu saya diajak untuk menjadi muslimah “benama” akhwat rasanya sangat berat karena yang [...]
Salam Sapa